<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="586">
<titleInfo>
<title></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Praditapuspa, Ersanda Nurma</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv, 81p.; ill.; tab.; 30cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
UJI AKTIVITAS ANALGESIK MINYAK IKAN SALMON PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus) JANTAN GALUR BALB/C 
DENGAN METODE HOT PLATE
ERSANDA NURMA PRADITAPUSPA

Nyeri merupakan gejala yang sering terjadi pada manusia, yang bisa dikurangitanpa kehilangan kesadaran dengan analgesik. Salah satu obat analgesik-antipiretik yang sering digunakan adalah parasetamol. Jika parasetamol digunakan dalam dosis besar dan dalam jangka waktu lama dapat meningkatkan risiko hepatotoksik.  Minyak ikan salmon yang kaya akan omega-3 saat ini telah menjadi salah satu nutrasetikal yang banyak digunakan oleh masyarakat baik di Indonesia maupun dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek analgesik sentral minyak ikan salmon dengan metode hot plate. Penelitian ini dilakukan secara in vivo menggunakan hewan uji mencit putih (Mus musculus) jantan galur BALB/C. Dua puluh lima ekor tikus dibagi secara acak menjadi lima kelompok uji yaitu kelompok kontrol negatif (Tween 80 dan Span 80 5%), kelompok kontrol positif (Parasetamol 100 mg/kg BB), dan kelompok minyak ikan salmon (dosis 10 mg/kg BB , 20 mg/kg BB dan 30 mg/kg BB) secara oral. Pengamatan waktu latensi (waktu bertahan mencit pada lempeng panas) ketika mencit diletakkan di atas hot plate dengan suhu 55 ± 0,5°C dilakukan pada saat sebelum pemberian perlakuan, 15, 30, 45, 60, 75, 90, 105 dan 120 menit. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Fitokimia Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya dari bulan November 2017 sampai bulan Januari 2018. Hasil perhitungan %MPE kelompok kontrol negatif (Tween 80 dan Span 80 5%), kelompok kontrol positif (parasetamol 100 mg/kg BB), kelompok minyak ikan salmon dosis 10 mg/kg BB, 20 mg/kg BB dan 30 mg/kg BB sebesar 2,13%; 72,04%; 34,94%; 46,80% dan 74,59% pada menit ke-60. Ada perbedaan signifikan %MPE pada menit ke-60. Hasil penelitian menunjukkan nilai ED50 minyak ikan salmon sebesar 15,990 mg/kg BB. Hal tersebut menunjukkan bahwa minyak ikan salmon mempunyai aktivitas analgesik pada mencit putih (Mus musculus) dengan metode hot plate. 

Kata kunci: 	Minyak ikan salmon, Analgesik, Hot plate, Omega-3, Minyak ikan, Antiinflamasi, Nutrasetikal.</note>
<note type="statement of responsibility">Uji Aktivitas Analgesik Minyak Ikan Salmon Pada Mencit Putih (Mus musculus) Jantan Galur Balb/</note><classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS FARMASI - UNIVERSITAS HANG TUAH Jl. Arief Rachman Hakim 150 , Surabaya 60111 Telp: (031) 5945864, 5945894 Fax : (031)  5946261 , Web. www.hangtuah.ac.id</physicalLocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Pra u 01-18</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FARM01-6B.S/Far-2018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus Farmasi (Rak Skripsi)</sublocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Pra u 01-18</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>586</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-04-24 08:56:21</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-04-24 09:06:57</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>